Vlad III
Barisan aritmatika adalah barisan bilangan yang memiliki pola yang tetap. Untuk polanya bisa berdasarkan operasi penjumlahan atau pengurangan. Jadi, setiap urutan suku memiliki selisih atau beda yang sama.
Beda/Selisih (b)
untuk mencari beda, mates bisa pakai rumus b = Un - Un-1
Misalnya, di suatu barisan memiliki suku pertama, yaitu 2. Suku pertama disimbolkan dengan U1 atau a. Lalu, di suku kedua (U2), yaitu 5. Suku ketiga (U3), yaitu 8, dan seterusnya. Berarti, barisan ini memiliki beda 3 pada setiap sukunya.
Mencari suku ke-n barisan aritmatika
— Un = a + (n - 1)b
Ket. :
Un = suku ke-n
U1 = a = suku pertama
b = beda
n = banyak suku pada barisan aritmatika
Contoh:
1. Diketahui barisan aritmetika sebagai berikut.
10, 13, 16, 19, 22, 25, …. . Tentukan suku ke-12 !
Un = a + (n - 1)b
U12 = 10 + (12 - 1)3
= 10 + 11 × 3
= 10 + 33
= 43
2. Diketahui barisan aritmatika sebagai berikut. 2, 5, 8, 11, 14, ... . Tentukan suku ke-8 dari barisan tersebut!
Un = a + (n - 1)b
U8 = 2 + (8 - 1)3
= 2 + 7 × 3
= 2 + 21
= 23
3. Sebuah barisan aritmatika memiliki suku pertama 6 dan suku ketujuh 36. Tentukan suku kelima dari barisan tersebut!
untuk soal seperti ini, langkah pertama yaitu mencari beda. maka:
Un = a + (n - 1)b
U7 = 6 + (7 - 1)b
36 = 6 + 6 × b
36 - 6 = 6b
30 = 6b
b = 30/6
= 5
Nah setelah itu mencari suku kelima seperti perintah soal.
Un = a + (n - 1)b
U5 = 6 + (5 - 1)5
= 6 + 4 × 5
= 6 + 20
= 26
4. Diketahui suatu barisan aritmetika :−8, −3, 2, 7, 12, 17, … . Tentukan rumus suku ke-n yang berlaku pada barisan tersebut!
Langkah pertama, mencari beda pada barisan tersebut.
b = U2 - U1
= -3 - (-8)
= -3 + 8
= 5
Maka, rumus yang berlaku untuk barisan tersebut adalah:
Un = a + (n - 1)b
= -8 + (n - 1)5
= -8 + 5n - 5
= 5n - 13
Komentar
Posting Komentar