Vlad III

Gambar
    Vlad III, yang juga dikenal dengan julukan "Vlad the Impaler" atau "Vlad Dracula," adalah seorang pemimpin militer dan penguasa yang dikenal karena kebijaksanaannya yang keras dan tindakan kejamnya selama masa pemerintahannya di Wallachia, sebuah wilayah di Transilvania, sekarang bagian dari Rumania. Vlad Dracula hidup pada abad ke-15 dan memiliki reputasi yang kuat dalam sejarah Eropa. Berikut adalah profil singkat mengenai Vlad Dracula: 1. Kelahiran dan Keturunan: Vlad Dracula, juga dikenal sebagai Vlad III atau Vlad Tepes, lahir pada sekitar tahun 1431, di Sighisoara, Transilvania (sekarang bagian dari Rumania). Ia adalah anggota keluarga Draculesti dan merupakan keturunan dari Vlad II Dracul. 2. Pemerintahan di Wallachia: Vlad Dracula memerintah Wallachia dalam beberapa periode selama abad ke-15. Pemerintahannya yang paling terkenal adalah ketika ia menjadi Voivode (penguasa) Wallachia pada tahun 1456, kemudian pada tahun 1476. Selama masa pemerintahannya, i...

MODERNISASI

 Salah satu contoh yang dapat kita temukan dalam kehidupan sehari-hari sebagai dampak dari modernisasi adalah kemajuan dalam bidang teknologi yaitu hadirnya telepon genggam atau ponsel.

Seperti dahulu ponsel genggam belum hadir, sehingga proses bertukar pesan dengan orang yang jauh hanya dapat dilakukan melalui surat yang diantarkan oleh kurir dan membutuhkan waktu lama.

Pengertian

Modernisasi adalah proses perubahan dari sesuatu yang belum maju ke arah yang lebih maju. 

Modernisasi bertujuan untuk memperbaiki dan mencapai suatu bentuk masyarakat yang lebih maju, berkembang, berkualitas, dan sejahtera. 

Menurut Soerjono Soekanto, modernisasi adalah perubahan-perubahan di dalam masyarakat mengenai perubahan norma sosial, nilai sosial, susunan lembaga yang ada di masyarakat, pola perilaku sosial, dan segala aspek di dalam kehidupan sosial.

Syarat terjadinya modernisasi menurut Soerjono Soekanto

1. Cara berpikir ilmiah yang sudah melembaga dan tertanam kuat di dalam tatanan masyarakat

2. Sistem administrasi negara yang sudah baik dan benar benar mewujudkan birokrasi yang baik pula

3. Sistem pengumpulan data yang teratur dan terpusat pada suatu lembaga tertentu seperti adanya kartu Indonesia pintar, BPJS, Jamsostek

4. Menciptakan suasana yang menyenangkan terhadap modernisasi terutama pada media masa

5. Tingkat organisasi yang tinggi terutama pada disiplin diri

6. Sentralisasi wewenang dalam melakukan social planning yang tidak mementingkan kepentingan pribadi atau golongan tertentu saja

Ciri-ciri dari modernisasi

1. Masyarakat dapat bersikap secara heterogen.

2. Mobilitas dalam masyarakat cukup tinggi.

3. Masyarakat tidak memiliki ikatan terhadap adat.

4. Tindakan masyarakat dalam lingkungan terjadinya modernisasi bersifat rasional.

5. Memiliki tingkat organisasi tinggi, terutama dalam disiplin pada diri sendiri.

6. Sentralisasi wewenang berada dalam pelaksanaan perencanaan sosial.

7. Memiliki sistem pengumpulan data yang bersifat teratur.

8. Berpikir ilmiah yang ada dalam masyarakat melembaga ke dalam kehidupan penguasan serta masyarakatnya.

9. Penciptaan iklim yang digemari oleh masyarakat melalui modernisasi dalam penggunaan alat komunikasi massa.

Gejala Modernisasi

1. Bidang budaya

ditandai dengan makin terdesaknya budaya tradisional oleh masuknya pengaruh budaya dari luar sehingga budaya asli makin pudar.

2. Bidang politik

ditandai dengan makin banyaknya negara yang lepas dari penjajahan, munculnya negara-negara yang baru merdeka, tumbuhnya negara-negara demokrasi, lahirnya lembaga-lembaga politik, dan makin diakuinya hak-hak asasi manusia.

3. Bidang ekonomi

ditandai dengan makin kompleksnya kebutuhan manusia akan barang-barang dan jasa sehingga sektor industri dibangun secara besar-besaran untuk diproduksi.

4. Bidang sosial

ditandai dengan makin banyaknya kelompok baru dalam masyarakat, seperti kelompok buruh, kaum intelektual, kelompok manajer, dan kelompok ekonomi kelas (kelas menengah dan kelas atas).

Dampak Positif Modernisasi

- Perubahan perilaku dan cara hidup masyarakat dengan IPTEK.

- Kemajuan ilmu pengetahuan, teknologi, dan informasi berkontribusi positif dalam memudahkan kehidupan masyarakat, baik dalam berkomunikasi maupun dalam bidang pekerjaan.

- Perubahan nilai dan sikap ke arah positif.

- Terbentuknya sikap terbuka akan perubahan dan keinginan untuk terus berinovasi guna mencapai kesejahteraan yang dicita-citakan.

- Meningkatkan efektivitas dan efisiensi pekerjaan individu. Efektivitas dan efisiensi proses produksi dapat meningkatkan perekonomian suatu negara.

Dampak Negatif Modernisasi

- Pergeseran nilai-nilai kebudayaan lokal.

- Modernisasi yang kian berkembang telah menjadi penyebab terkikisnya nilai, adat istiadat, dan kebudayaan lokal masyarakat Indonesia yang diturunkan secara turun-temurun.

- Terkikisnya nasionalisme bangsa.

- Modernisasi dapat mengikis nasionalisme suatu bangsa di bawah pengaruh kemajuan teknologi, informasi, serta cara pandang.

- Bias westernisasi (pemujaan terhadap budaya Barat yang berlebihan) baik gaya hidup maupun cara pandang. Dalam hal ini, tidak semua budaya Barat berdampak positif, melainkan juga berdampak negatif bagi individu dan lingkungan sosialnya.

- Kesenjangan teknologi (digital divide).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KESALAHAN BERPIKIR