Vlad III

Gambar
    Vlad III, yang juga dikenal dengan julukan "Vlad the Impaler" atau "Vlad Dracula," adalah seorang pemimpin militer dan penguasa yang dikenal karena kebijaksanaannya yang keras dan tindakan kejamnya selama masa pemerintahannya di Wallachia, sebuah wilayah di Transilvania, sekarang bagian dari Rumania. Vlad Dracula hidup pada abad ke-15 dan memiliki reputasi yang kuat dalam sejarah Eropa. Berikut adalah profil singkat mengenai Vlad Dracula: 1. Kelahiran dan Keturunan: Vlad Dracula, juga dikenal sebagai Vlad III atau Vlad Tepes, lahir pada sekitar tahun 1431, di Sighisoara, Transilvania (sekarang bagian dari Rumania). Ia adalah anggota keluarga Draculesti dan merupakan keturunan dari Vlad II Dracul. 2. Pemerintahan di Wallachia: Vlad Dracula memerintah Wallachia dalam beberapa periode selama abad ke-15. Pemerintahannya yang paling terkenal adalah ketika ia menjadi Voivode (penguasa) Wallachia pada tahun 1456, kemudian pada tahun 1476. Selama masa pemerintahannya, i...

SEJARAH LAHIRNYA IPA

Jadi, IPA itu udah lama banget lahirnya. Awalnya manusia dulu cuman perhatiin gejala-gejala alam terus mempelajarinya. Pengetahuan yang di peroleh mula-mula terbatas pada hasil pengamatan terhadap gejala alam yang ada. Semakin lama, pengetahuan itu bertambah dengan peningkatan daya pikiran manusia. 

Manusia lalu melakukan eksperimen untuk membuktikan dan mencari kebenaran dari suatu pengetahuan. Setelah manusia mampu memadukan kemampuan penalaran dan eksperimen, maka lahirlah ilmu pengetahuan alam sebagai ilmu yang mantap.

Zaman kuno

Pengetahuan yang dikumpulkan pada zaman kuno berasal dari kemampuan mengamati dan membeda-bedakan dan dari percobaan yang sifatnya spekulatif atau trial error. Semua pengetahuan yang diperoleh diterima apa adanya, belum ada usaha mencari asal-usul dan sebab akibat dari segala sesuatu.

Zaman yunani kuno

Pada masa ini, manusia tidak hanya menerima pengetahuan sebagaimana adanya, tetapi secara spekulatif mencoba mencari jawaban tentang asal-usul dan sebab akibat dari segala sesuatu. Beberapa tokoh dan pandangan-pandangannya sebagai berikut :

• Thales (624-548 SM)

Thales adalah seorang ahli filsafat dan matematika, pelopor dari segala cabang ilmu. Thales dianggap sebagai orang pertama yang mempertanyakan dasar dari alam dan segala isinya. Dia berpendapat bahwa pangkal segala sesuatu adalah air.

• Pythagoras (580-500 SM)

Ia adalah seorang ahli matematika. dia mengemukakan 4 unsur dasar suatu benda, yaitu tanah, air, api dan udara. Pythagoras juga terkenal dengan dalilnya, yaitu Dalil Pythagoras. Dalil ini mengatakan bahwa kuadrat panjang sisi miring sebuah segitiga siku-siku sama dengan jumlah kuadrat panjang kedua sisi siku-sikunya.

• Socrates (470-399 SM)

Ia dianggap sebagai tonggak sejarah ilmu pengatahuan Yunani karena sejak Socrates ini banyak penyelidikan yang dilakukan terhadappengetahuan yang menyangkut kehidupan manusia, sedangkan sebelumnya, orang terutama mengadakan penyelidikan yang menyangkut alam. Hasil pemikirannya dihimpun oleh Plato, diantaranya tentang logika, yakni adanya premis mayor, premis minor dan conclusion.

 • Leucipus dan Demokritos (460-370 SM)

Penemu teori atom. Menurut mereka berdua, zat memiliki bangun butir. Segala zat terdiri dari atom. Atom tidak dapat dimusnahkan dan tidak dapat diubah. Atom dapat berbeda dalam bentuk dan ukurannya. Segala zat berbeda dalam jumlah dan susunan atomnya. Semua perubahan yang terjadi pada benda adalah akibat dari penggabungan dan penguraian atom menurut hukum sebab akibat.

• Aristoteles (384-322 SM)

Ia berpendapat bahwa ada 5 unsur dasar dari segala sesuatu yaitu tanah, air, api, udara dan eter (quint essentia). Unsur yang satu dapat berubah menjadi unsur yang lain kecuali eter.

• Archimedes (287-212 SM)

Archimedes adalah ahli matematika, fisika, dan mekanika. Dia sudah menggunakan cara empiris yang didasarkan pada pengalaman atau percobaan. Archimedes menemukan bahwa benda yang terapung di air akan kehilangan berat sesuai dengan berat air yang terdesak.

Zaman pertengahan

• Zaman Alkimia

Selain 4 unsur dasar yang telah dikemukakan oleh ahli dari zaman Yunani, ahli-ahli alkimia menambahkan 3 unsur lagi, yaitu air raksa, belerang dan garam. Pengertian unsur lebih dimaksudkan pada sifat daripada unsur itu sendiri.

• Zaman Latrokimia

Tokoh-tokoh yang ada pada zaman ini diantaranya :

- Al-Khowarizmi (780-850 M)

Seorang ahli aljabar dan aritmatika. Dalam bukunya Al Jabr wal Mukalaba (Pengutuhan Kembali dan Pembandingan), memperkenalkan asas algorisme yang merupakan sistem hitungan nilai angka menurut tempatnya dari kanan ke kiri, yaitu satuan, puluhan, ribuan, dan seterusnya. Hal ini kemudian menjadi dasar penggunaan sistem desimal.

 - Narizi (Wafat tahun 922 M)

Menulis sejumlah buku mengenai cuaca dan iklim serta pengetahuan tentang bintang. Narizi juga membuat planetarium dan alat bantu ilmu bintang untuk menggambarkan bentuk-bentuk benda langit  dan mengukur jaraknya.

- Ar-Razi (866-909 M)

Oleh Bangsa Eropa dikenal dengan nama Razes, adalah tokoh kedokteran dan kimia. Ar-Razi adalah orang pertama yang mendiagnosa penyakit cacar dengan membedakan atas cacar air (variola) dan cacar merah (rougella). Sebagai ahli kimia, Ar-Razi menemukan air raksa (mercury).

- Ibn Sina (980-1037 M)

Dikenal pula dengan nama Avicena adalah tokoh kedokteran. Bukunya Al Qanun fi'ith Thibb (Pedoman Kedokteran) adalah buku terluas yang dipergunakan dalam dunia kedokteran. Karya-karyanya yang lain sebanyak 170 judul diterjemahkan kedalam bahasa Latin.


- Ibn Baithar (Wafat 1248 M)

Didunia barat dikenal dengan nama Alpetragius. Seorangahli tumbuh-tumbuhan yang mengarah pada applied science dibidang obat-obatan. Dalam bukunya Al-Adwiyati'l Basttithah (Ramuan Sederhana), Ibn Baithar mengemukakan 1400 ramuan obat, 300 diantaranya adalah temuannya sendiri. 200 ramuan diantaranya merupakan ramuan tumbuh-tumbuhan. Buku ini dicetak pula dalam bahasa Latin dengan judul Simplicia (1757).

 - Al- Ashama'i {740-828 M}

Sarjana imu hewan. Dalam bukunya Al-Hayawan, dia menguraikan tentang singa, harimau, gajah dan unggas dalam alamnya serta perpindahannya berhubungan dengan musim.

Secara garis besar, sumbangan bangsa Arab dalam perkembangan pengetahuan alam adalah :

▪ Menerjemahkan karya-karya peninggalan Yunani, mengembangkan dan menyebarkannya ke Eropa

▪  Mengembangkan metode eksperimen sehingga memperluas pengamatan dalam bidang kedokteran, obat-obatan, astronomi, dan biologi

▪ Memantapkan sistem bilangan dengan dasar sepuluh

Zaman modern

• Evengalista Torricelli (1588-1647 M)

Seorang ahli fisika dan ilmu pasti yang berhasil menemukan termometer sebagai alat pengukur suhu udara sekaligus dapat memperkirakan tekanan udara pada suatu tempat.

• Antonio Laurent Lavoiser (1743-1749 M)

Lavoiser adalah seorang pelopor di bidang kimia. Ia menemukan hubungan zat asam dan udara dalam pembakaran, serta menemukan sifat asam dan basadalam suatu zat.

• Antony van Leuwenhoek (1632-1723 M)

Ia adalah seorang ahli biologi. Dengan menggunakanmikroskop hasil karyanya dapat melihat bakteri dengan perbesaran 270 kali. Ia juga menemukan spermatozoa anjing, kelinci, ikan, manusia dan sejumlah binatang lain.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

KESALAHAN BERPIKIR