Vlad III

Gambar
    Vlad III, yang juga dikenal dengan julukan "Vlad the Impaler" atau "Vlad Dracula," adalah seorang pemimpin militer dan penguasa yang dikenal karena kebijaksanaannya yang keras dan tindakan kejamnya selama masa pemerintahannya di Wallachia, sebuah wilayah di Transilvania, sekarang bagian dari Rumania. Vlad Dracula hidup pada abad ke-15 dan memiliki reputasi yang kuat dalam sejarah Eropa. Berikut adalah profil singkat mengenai Vlad Dracula: 1. Kelahiran dan Keturunan: Vlad Dracula, juga dikenal sebagai Vlad III atau Vlad Tepes, lahir pada sekitar tahun 1431, di Sighisoara, Transilvania (sekarang bagian dari Rumania). Ia adalah anggota keluarga Draculesti dan merupakan keturunan dari Vlad II Dracul. 2. Pemerintahan di Wallachia: Vlad Dracula memerintah Wallachia dalam beberapa periode selama abad ke-15. Pemerintahannya yang paling terkenal adalah ketika ia menjadi Voivode (penguasa) Wallachia pada tahun 1456, kemudian pada tahun 1476. Selama masa pemerintahannya, i...

STRATIFIKASI SOSIAL

 Sistem kasta di Jawa membagi masyarakatnya menjadi 2 golongan yaitu golongan darah biru dan golongan rakyat biasa. Hal ini menyebabkan tidak mungkin seseorang yang berasal dari keturunan orang biasa, bisa menjadi anggota dari keturunan ningrat atau bangsawan darah biru.

Pengertian

Stratifikasi sosial berasal dari kata stratum dan sosial. Kata stratum berarti lapisan, sedangkan sosial berarti masyarakat. Jika digabungkan, yang dimaksud dengan stratifikasi sosial adalah lapisan masyarakat. Namun, secara umum stratifikasi sosial berarti penggolongan masyarakat ke dalam kelas-kelas yang disusun bertingkat.

Proses terbentuknya stratifikasi sosial

1. Stratifikasi yang terjadi dengan sendirinya

Biasanya dikarenakan kepandaian, tingkat umur, sifat keaslian keanggotaan, dan kepemilikan harta yang diwariskan.

2. Stratifikasi yang sengaja disusun

Biasanya terkait pembagian kekuasaan dan wewenang resmi dalam organisasi formal.

Indikator penggolongan stratifikasi sosial

1. Kekayaan

Max Weber berpendapat bahwa kekayaan menentukan kedudukan seseorang dalam lapisan sosial di masyarakat. Kekayaan ini dapat dilihat dari tipe rumah, jenis kendaraan, pakaian yang dikenakan, dan sebagainya.

2. Kekuasaan

Yang dimaksud dengan kekuasaan adalah kemampuan untuk mengendalikan pihak lain sesuai kehendak pemegang kuasa. Kekuasaan ini bisa berasal dari kepemilikan atau keturunan.

3. Kehormatan

Indikator ini terlepas dari ukuran-ukuran kekayaan. Biasanya, indikator kehormatan ditemui dalam masyarakat yang masih tradisional dan orang yang bersangkutan dianggap berjasa atau disegani dalam masyarakat.

4. Ilmu pengetahuan

Indikator ini biasanya terdapat dalam masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan. Walau begitu, terkadang hal ini berdampak negatif, seperti mementingkan mendapat gelar kesarjanaan dengan segala cara, bukan mementingkan mutu ilmu pengetahuannya.

5. Keturunan

Pada masyarakat feodal, anggota keluarga raja atau kaum bangsawan menempati lapisan atas. Sementara, rakyat jelata ada di lapisan bawah.

Bentuk-bentuk stratifikasi sosial

Menurut Soerjono Soekanto, sifat stratifikasi sosial dapat dibedakan menjadi beberapa bentuk, yaitu 

1. Stratifikasi sosial tertutup

Sistem lapisan sosial tertutup membatasi seseorang untuk pindah dari satu lapisan sosial ke yang lain. Satu-satunya jalan untuk menjadi menjadi bagian dari lapisan sosial tertentu adalah melalui kelahiran.

Sistem lapisan sosial tertutup dapat ditemukan di India karena masih menganut sistem kasta.

2. Stratifikasi sosial terbuka

Pada sistem lapisan sosial ini, tiap orang berkesempatan naik ke lapisan sosial lebih tinggi karena kemampuannya sendiri. Sebaliknya, tiap anggota masyarakat juga bisa turun ke lapisan sosial yang lebih rendah.

3. Stratifikasi sosial campuran

Stratifikasi sosial campuran adalah gabungan antara stratifikasi sosial tertutup dan stratifikasi sosial terbuka. Agar bisa pindah ke lapisan sosial lain, maka seseorang harus pindah ke daerah yang lapisan sosialnya berkarakter terbuka.

Contohnya, seseorang yang mempunyai kasta sudra dapat pindah ke daerah di mana masyarakatnya tidak mengenal sistem kasta.

Status sosial pokok tiap individu

Menurut Roucek dan Warren, kedudukan/status adalah posisi seseorang dalam suatu kelompok sosial. Setiap orang dalam pergaulannya mempunyai beberapa status sosial pokok (key status), yaitu

1. Status dalam lingkungan kerjanya

2. Status dalam kekerabatan

3. Status religius dan politik

- Contoh stratifikasi sosial terbuka

Seorang pedagang sate keliling bekerja keras dalam menekuni profesi nya. Karena kerja kerasnya, ia berhasil mengembangkan usahanya dengan membuka cabang di berbagai kota dan menjadi salah satu pengusaha sate sukses dengan menghasilkan omzet ratusan juta rupiah per bulan.

- Contoh stratifikasi sosial tertutup

Pada masyarakat Bali, ada terdapat empat macam kasta, yaitu sudra, waisya, ksatria dan brahmana. Dalam hal ini, masyarakat bali menempati kasta tertentu sejak ia dilahirkan. Orang yang sudah menempati kasta tertentu cukup sulit untuk berpindah tingkatan kasta nya. 

- Contoh stratifikasi sosial campuran

Di dalam suatu masyarakat untuk jabatan sebagai kepala suku harus dari kasta tertentu (stratifikasi sosial tertutup). Sedangkan, di lini pemerintahan seperti lurah dapat diduduki oleh siapapun (stratifikasi sosial terbuka). Percampuran dua stratifikasi tersebut merupakan stratifikasi sosial campuran.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KESALAHAN BERPIKIR