Vlad III
Aritmatika sosial merupakan suatu peneraapan dari dasar-dasar perhitungan matematika yang ada di dalam kehidupan sosial sehari-hari. Sebagai contoh kegiatan perdagangan, perbankan dan yang lainnya.
Harga Beli dan Harga Jual
* Harga beli (HB) adalah nilai uang dari suatu barang yang dibeli.
* Harga jual (HJ) adalah nilai uang dari suatu barang yang dijual.
Contoh: Pak Anton membeli 25 kg beras dengan harga Rp175.000,00. Kemudian beras tersebut dijual kembali dengan harga Rp8.000,00/kg.
- harga beli= Rp175.000
- harga jual= 25 × 8.000
= Rp200.000,00
Untung dan Rugi
- Untung apabila harga penjualan lebih besar dari harga pembelian, maka U = HJ - HB
- Rugi apabila harga penjualan lebih kecil dari harga pembelian, maka R = HB - HJ
Contoh: Pak Anton membeli 25 kg beras dengan harga Rp175.000,00. Kemudian beras tersebut dijual kembali dengan harga Rp8.000,00/kg. Besar keuntungan Pak Anton adalah?
- harga beli = Rp175.000
- harga jual = 25 × 8.000
= Rp200.000,00
Untung = Harga jual - Harga beli
= 200.000 - 175.000
= 25.000
Persentase untung dan rugi
Persentase untung = untung / harga beli × 100%
Persentase rugi = rugi / harga beli × 100%
Contoh: Satu unit televisi dengan harga Rp3.200.000,00 dijual seharga Rp3.456.000,00. Tentukan persentase keuntungannya.
Untung= 3.456.000 - 3.200.000
= Rp256.000,00
% Untung = 256.000 / 3.200.000 × 100%
= 8%
Pajak adalah iuran atau pungutan wajib yang dibayarkan rakyat untuk negara dan akan digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum.
Pajak = persentase pajak × modal
Contoh: Pak Tono mendapat gaji dari tempat bekerjanya sebesar Rp2.800.000 dan dengan penghasilan yang tidak kena pajak sebesar Rp400.000 . Jika besar pajak penghasilan (PPh) sebesar 10%, berapa gaji yang akan diterima Pak Tono?
Pengasilan kena pajak= 2.800.000 - 2.000.000
= Rp2.400.000
PPh = 2.400.000 × 10%
= Rp240.000
Gaji yang diterima = 2.800.000 - 240.000
= Rp2.560.000
Komentar
Posting Komentar