Vlad III

Gambar
    Vlad III, yang juga dikenal dengan julukan "Vlad the Impaler" atau "Vlad Dracula," adalah seorang pemimpin militer dan penguasa yang dikenal karena kebijaksanaannya yang keras dan tindakan kejamnya selama masa pemerintahannya di Wallachia, sebuah wilayah di Transilvania, sekarang bagian dari Rumania. Vlad Dracula hidup pada abad ke-15 dan memiliki reputasi yang kuat dalam sejarah Eropa. Berikut adalah profil singkat mengenai Vlad Dracula: 1. Kelahiran dan Keturunan: Vlad Dracula, juga dikenal sebagai Vlad III atau Vlad Tepes, lahir pada sekitar tahun 1431, di Sighisoara, Transilvania (sekarang bagian dari Rumania). Ia adalah anggota keluarga Draculesti dan merupakan keturunan dari Vlad II Dracul. 2. Pemerintahan di Wallachia: Vlad Dracula memerintah Wallachia dalam beberapa periode selama abad ke-15. Pemerintahannya yang paling terkenal adalah ketika ia menjadi Voivode (penguasa) Wallachia pada tahun 1456, kemudian pada tahun 1476. Selama masa pemerintahannya, i...

ARITMATIKA SOSIAL

Aritmatika sosial merupakan suatu peneraapan dari dasar-dasar perhitungan matematika yang ada di dalam kehidupan sosial sehari-hari. Sebagai contoh kegiatan perdagangan, perbankan dan yang lainnya.

Harga Beli dan Harga Jual


* Harga beli (HB) adalah nilai uang dari suatu barang yang dibeli.

* Harga jual (HJ) adalah nilai uang dari suatu barang yang dijual.

Contoh: Pak Anton membeli 25 kg beras dengan harga Rp175.000,00. Kemudian beras tersebut dijual kembali dengan harga Rp8.000,00/kg.

- harga beli= Rp175.000

- harga jual= 25 × 8.000

                        = Rp200.000,00

Untung dan Rugi

- Untung apabila harga penjualan lebih besar dari harga pembelian, maka U = HJ - HB

- Rugi apabila harga penjualan lebih kecil dari harga pembelian, maka R = HB - HJ

Contoh: Pak Anton membeli 25 kg beras dengan harga Rp175.000,00. Kemudian beras tersebut dijual kembali dengan harga Rp8.000,00/kg. Besar keuntungan Pak Anton adalah?

-  harga beli = Rp175.000

- harga jual = 25 × 8.000

                       = Rp200.000,00

Untung = Harga jual - Harga beli

                = 200.000 - 175.000

                = 25.000

Persentase untung dan rugi

Persentase untung = untung / harga beli × 100%

Persentase rugi = rugi / harga beli × 100%

Contoh: Satu unit televisi dengan harga Rp3.200.000,00 dijual seharga Rp3.456.000,00. Tentukan persentase keuntungannya.

Untung= 3.456.000 - 3.200.000

                 = Rp256.000,00

% Untung = 256.000 / 3.200.000 × 100%

                     = 8%

Pajak adalah iuran atau pungutan wajib yang dibayarkan rakyat untuk negara dan akan digunakan untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat umum.

Pajak = persentase pajak × modal

Contoh: Pak Tono mendapat gaji dari tempat bekerjanya sebesar Rp2.800.000 dan dengan penghasilan yang tidak kena pajak sebesar Rp400.000 . Jika besar pajak penghasilan (PPh) sebesar 10%, berapa gaji yang akan diterima Pak Tono?

Pengasilan kena pajak= 2.800.000 - 2.000.000

                                             = Rp2.400.000

PPh = 2.400.000 × 10%

            = Rp240.000

Gaji yang diterima = 2.800.000 - 240.000

                                     = Rp2.560.000

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KESALAHAN BERPIKIR