Vlad III
Secara diam – diam banyak negara yang sedang mengembangkan senjata – senjata mematikan. Bukan seperti bom – bom ataupun nuklir sebelumnya. Senjata mematikan satu ini berbentuk sebuah bom khusus yang bernama Electromagnetic Pulse Weapon (EMP).
Alih-alih menghasilkan ledakan besar dan mematikan, EMP justru sebaliknya. Senyap dan halus, namun jauh lebih kuat dan berbahaya.
Penciptaan EMP pun digunakan untuk memusnahkan fungsi dari alat-alat tersebut. Sederhananya, sebuah ledakan yang mengandung medan elektromagnetis bertegangan tinggi.
Hal tersebut dapat mengganggu atau mematikan fungsi listrik pada alat-alat elektronik. EMP sendiri pernah diperlihatkan pada film Fast and Forious 8 dimana saat Dominic Toretto yang diperankan oleh Vin Diesel mencuri EMP ini dan menggunakannya.
Awalnya senjata EMP ini telah berhasil dikembangkan oleh negeri Paman SAM, Amerika serikat.
Dikenal sebagai Counter-electronics High-powered Microwave Advanced Missile Project (CHAMP), militer Amerika Serikat sanggup melumpuhkan kekuatan lawannya tanpa merusak infrastruktur maupun membunuh nyawa pada area yang diserang. Sama dengan AS, Korea Utara juga tengah mengembangkan EMP mereka sendiri secara rahasia.
Selain AU Amerika Serikat, China dan Korut, Militer India secara diam-diam juga tengah mengembangkan senjata yang satu ini. Proyek bernama Kilo Ampere Linear Injector (KALI) ini, pertama kali di temukan oleh Dr. P.H. Ron pada 1985 yang kemudian dilanjutkan oleh Dr. R. Chidambaram.
Pada 1989, Accelerators & Pulse Power Division of the BARC. mulai mengerjakan proyek tersebut. Indonesia nya kapan? Belum ada informasi yang jelas tentang hal ini.
Lalu, apakah kalian tahu efek dari ledakan EMP ini? Seluruh peralatan elektronik, infrastruktur dan jaringan listrik, akan padam seketika. Senjata ini memang dirancang untuk melumpuhkan area sasaran.
Bukan membunuh maupun merusaknya. Alhasil, keadaan pun berubah secara drastis. Karena teknologi telah sirna, zaman pun seakan kembali beralih ke abad pertengahan.
Salah satu contohnya adalah rudal CHAMP milik AU Amerika Serikat yang telah disinggung di atas. Merusak infrastruktrur dan jaringan listrik milik lawan di medan perang sudah menjadi obsesai lama militer Amerika Serikat. Saat ditembakkan, rudal CHAMP sukses melumpuhkan komputer dan sistem listrik lainnya di tujuh bangunan sasaran.
Source : Dafunda, Wikipedia, Viva
#EMUINFO #EMP #WORLDWARIII
Komentar
Posting Komentar